Selasa, 07 April 2015

Naik Haji Pasti Mampu Season 15

Sebelum meninggalkan hotel jangan lupa mandi dan lakukan ritual untuk berihram, kayak pria - pria mending pakai baju ihram dihotel di Madinah soalnya nanti pas di tempat miqot bis yang bawa kita berhentinya cuma sebentar.

Menuju Makkah meninggalkan Madinah jamaah Indonesia akan naik bis yang enak banget, Ukuran bangkunya besar dan ACnya duingin, Nanti kita akan lihat Passport kita yang dipegang oleh supir setiap bis, para pembimbing akan mengabsen kita sesuai dengan passport yang ada di supir(Makanya jangan suka pindah - pindah bis walau satu KBIH, nurut deh biar ga nyusahin) tipsnya adalah siapkan tissue karena air mata mudah meleleh karena sedih..mikirin kapan balik kesini lagi...

Nanti di jalan kita akan berhenti di 2 tempat kalau ga salah, yang satu kayak terminal gitu(daku ga jelas banget soalnya waktu itu kami sampai tempat malam ini malam), di terminal ini kita bisa beli minuman hangat dan bisa pipis tapi mending pipis di tahan aja karena enggak buanget tempatnya..jorkie and baunyee...ampun deh..
Dan yang satu lagi kayak checker gitu. Pas disini pintu bis dibuka lalu datang pria - pria yang bawain makanan kotak Gretoong..sama di kasih buku panduan. Kayaknya beberapa kali deh di kasih makanannya, makanya jangan lupa bawa tas kresek atau apa gitu buat menampung makanannya,

Ini makanan yang dikasih diperjalanan

Karena dari Madinah maka kita akan miqot di Birr ali, bus akan berhenti disebuah masjid, Disini kita akan ketemu sama petugas dari Depag yang akan mengarahkan kita lalui jalur ini, Disini kita ambil wudhu, dan bagi yang belum berihram umrah silahkan berihram lah lalu sholat 2 rakaat saja(tahiyatul masjid kalau memang bukan waktunya sholat fardhu. Tidak ada sholat miqot2an loh !)
Sarannya sih mendingan sudah siap berpakaian lengkap dari hotel di Madinah, beneran deh disini sebentar banget, ga bisa muterin masjid dulu.

Biasanya akan terdengar tuh dari petugas depag teriakan mereka : "Bu, Maskernya dibuka kan lagi Ihram" (hehehe..udah ike bilang ga usah maskeran..bandel deee)
Disini kita niat umrah yaa...
Nanti pas dibis biasanya Pembimbing akan menuntun kita untuk berniat ihram umrah..Lalu bispun melanjutkan perjalanan.
Sepanjang perjalanan jangan lupa baca kalimat - kalimat tarbiyah..ga usah ngegosip kan lagi Ihram,,,
Karena kebetulan daku di perjalanan malam, jadinya baca Tarbiyah sambil kebobo-boboan,
Masjid di Birr ali
Jeng...jeng,,,
Akhirnya kami sampai di Makkah, tengah malam, langsung ke Hotel, letak hotel kami di daerah Masbahjin sekitar 2km dari masjidil Haram, Hotel baru dibangun loh kayaknya sih gedung batu yang dibelah. Pas disisi kanan hotel ada gunung batu yang tingginya sama dengan hotel dan memang nempel sama hotelnya, katanya kami adalah penguni pertama kamar - kamar di hotel tersebut,

Perjalanan ke Makkah akan lihat ini loh

Disini terjadi keriwehan lagi, dari pihak pembimbing ternyata ga siap lagi dengan pembagian kamar, karena kamar hotelnya dihuni rata - rata 6 orang. Waktu di Madinah kan cuma 4-5 orang perkamar,
Kami yang kelelahan harus nunggu pembimbing ngatur kamar lagi, Ih kayak apaan coba..ga profesional deh, Kasihan sih sama pembimbing, sama - sama capek cuma ya gitu...kita jadi belum bisa masuk kamar sampai sejam-an deh..geletakan di lorong - lorong depan kamar, Akhirnya kamar dibagi juga, ada yang tetep sekamar sejak dari Madinah. Ada juga yang dapat temen sekamar yang baru.

Oh yaa, kalau masalah koper besar ga usah pusing ya, waktu di Madinah, pagi sebelum berangkat koper besar taruh saja dikamar, nanti ada yang bawain ke lobby hotel. Dari lobby hotel kembali tas akan dibanting - banting untuk dibawa ke bus masing - masing. Pokoknya ga usah takut kehilangan, koper kita diangkut per kloter, walau di bis lain tetap saja satu kloter, kan satu kloter satu pesawat, insya allah satu hotel. Pas sampai di makkah, koper besar juga ga usah dipikirin soalnya koper akan sampai di lantai yang akan kita huni (per KBIH yaa)


Lokasi Masbahjin, lorong yang dibawah bukit menuju al-Haram yaa

Waktu itu kami dapat di lantai 11..dan semua hampir semua jemuran sudah dikuasi jamaah kloter lain yang sudah datang sebelumnya. Sepanjang pengetahuan daku sih, satu hotel itu diisi orang Indonesia semua.
Dan herannya lagi, setiap kamar hanya dikasih 1 kunci saja, Jadi kunci sebaiknya di pegang oleh rekan sekamar yang senang ngendon di kamar..hehe..atau titip reseptionis aja. itu lebih cihuy.

Sebentar saja melepas penat, kami hari sudah subuh dan kata pembimbing setelah subuh siap - siap untuk ke masjidil haram(baca al-haram) untuk melaksanakan prosesi umrah kita selanjutnya..ih..deg - degan deh..akhirnya...ini yang dinanti...

Kami berkumpul di lobby hotel, sekali lagi daku ingatkan..please ontime yaa,,,jangan nyusahin teman yang lain..setelah kumpul - kumpul akhirnya kami berangkat...

jeng..jeng..

Ternyata kami naik bis saptco warna orange yang memang bertugas angkut - angkut calhaj dari masbahjin sampai ke gerbang al-haram. Bis saptco ini bukan cuma dinaiki kami yaa...tapi dinaiki dari calhaj lain, dari Turki, Indonesia, Pakistan, Mesir bahkan dari Iran..Karena banyak yang kepisah - pisah setelah turun saptco kita tunggu - tungguan lagi sampai 1 KBIH ngumpul.
Kalau dari Masbahjin ke al-Haram kita akan di turunkan di belakang bukit yang katanya di bukit itu dulu rosul di lahirkan, dekat dengan sumur zam - zam dan bukit Marwa,
di Belakang itu kata pembimbing bukit tempat Rosul di lahirkan..wallahu a'lam

To be continued...yee...pegel...


Tips : rajin - rajin bawa tas kosong siapa tahu ada rezeki yang bisa di selamatkan





Naik Haji Pasti Mampu Season 14

Nabawi banyak kenangan buat diriku, ketemu sama saudara seiman(syiah ga usah di hitung)
Pernah lagi habis sholat maghrib, daku baca quran terus disamperin sama orang mesir, dia ikut nyimak, malah dia kasih tahu cara baca quran dengan qiraah lain, kalau indonesia kan standar qiraahnya pakai riwayat hafs. Contohnya kayak baca "maryaam" dia kasih tahu kalau dia bacanya "maryeem" atau "waddhuhaa" dia bacanya "waddhuhee"..Asik juga loh..padahal kita ngomong pakai bahasa masing - masing, tapi nyambung...Dan terakhir pertemuan kami, dia berdoa kayaknya buat daku deh...asyik banget kaan...

Kadang keluar juga deh hati busuk dihati ini, waktu lagi sholat pas disebelah daku wanita berbaju gamis hitam dan bercadar, dari tangannya terlihat kalau dia berkulit hitam. Lagi sholat daku sempat berfikir,,,ih sok kece banget pakai bercadar segala nih orang Afrika...(ya allah ampuni daku).
Setelah selesai sholat, kami tetap duduk sebelahan lalu daku tanya dari mana ternyata dari Sudan. Lalu aku kenalin sama mami aku yang duduk disebelah, Oh..Ummii katanya. dan dia juga ngenalin ibunya  dan belum banyak ngomong daku di suruh mami untuk ambil zam - zam(begini nasib calhaj muda nan lincah pasti bakal disuruh - suruh..hehe)..Pas kembali dari ambil zam-zam si wanita Sudan sudah pergi. Kata mami dan temanku tentang wanita Sudan tadi, "hebat loh..dia hapal alquran, bahkan ibunya juga hapal quran" Jadi tadi sempat baca quran bareng dan wanita Sudan itu ngasih tahu bacaan yang benarnya tanpa melihat al-quran, Ihh..kerennnn...walau hitam tapi hapal Qur'an....Jadi malu deh..

Agak jarang lihat wanita Afrika pakai baju gamis hitam - hitam dan bercadar pula, wanita calhaj dari Afrika biasanya pakai baju seragam corak batik warna pink atau biru yang ada tulisan nama negaranya dan pakai jilbab panjang sampai selutut dengan warna biru, pink atau cream. Daku pernah lihat mereka lepas jilbabnya waktu di toilet, mereka tuh ternyata baju seragamnya tanpa lengan (U can see) loh..sexy deee..

Waktu di toilet, pernah ada ibu - ibu gemuk dari Turki unyeng-unyeng kepala Calhaj muda dari Afrika yang mau wudhu dengan gaya gemes gitu. Lucu kali yaa lihat rambut mereka tuh kriwil - kriwil kecil - kecil gitu..dan untung dia ga marah, malah kita ketawa bareng...

Nih gaya orang Afrika
Pernah dapet kejadian mem-Buete-kan dengan calhaj dari Afrika.
Waktu itu daku sama mami sudah stand by sejak dhuha di dalam masjid untuk sholat zhuhur. Trik dari teman- teman kita harus kuasai tempat sholat kita dengan cara duduk manis namun kaki di lurusin kedepan, kalau cuma dikasih tas atau sajadah tak akan ada gunanya karena akan mudah di serobot sana calhaj afrika atau india. Pas mendekati zuhur masjid jadi lebih ramai dan askar - askar akan jadi lebih bawel ngatur shaf dan calhaj - calhaj, Yang paling buandel kayaknya memang calhaj dari Afrika dan India deh. Kalau Indonesia atau melayu biasanya lebih nurut. Disekitaran kami duduk akhirnya mulailah diisi sama calhaj Afrika, awalnya mereka biasa saja. Mereka tuh gayanya kayak penjajah banget. Duduk dulu 2-3 orang disekitar kita lalu datang lagi temanya sampai akhirnya kita di pepet habis. Karena kelamaan meluruskan kaki ke depan, akhirnya kami coba duduk bersila..Tidak sampai 60detik kami menarik kaki, eh..tanpa permisi ada calhaj Afrika badannya lebih besar dan tinggi(kayaknya ketuanya deh dan kayaknya udah kode-kodean sama temannya..hihi..buruk sangka lagi) langsung duduk didepan kami..Daku sama mami lihat - lihatan..akhirnya kami memutuskan untuk keluar saja, dari pada sholat sambil esmosi. (heran...di masjid aja ada yaa acara menggusur hak orang lain)..iihhh gerammnya...

Yang tidak terlupakan dari Nabawi adalah kejadian diperintahkan askar untuk bawa nenek - nenek di kursi roda keluar masjid,
Seperti biasa, waktu antara maghrib dan isya kami sering ngendon di luar masjid karena kalau di dalam penuh dan riweh. Waktu itu daku mau keluar dari dalam masjid setelah ambil zam - zam. Tiba - tiba daku di tepuk dari belakang oleh askar perempuan, dan dia memerintahkan untuk bawa kursi roda yang diatasnya ada nenek - nenek kurus dengan wajah india keluar..askar itu cuma bilang terus - terus(nunjuk pintu keluar)..lalu si askar balik badan pergi...wew..Dengan wajah bingung daku bawa itu kursi.
Dan "oon"nya daku nanya ke nenek - nenek itu.."ibu mau kemana, keluarganya mana ?"
Si Nenek cuma goyang - goyangin kepala dan duduknya dengan bersila diatas kursi.
Sumpeh panik gue, kenapa gue disuruh bawa nih nenek - nenek, Nenek siapa pula ini ???
Pas daku mau parkirin di sudut masjid, ada askar lain yang datang dan teriak - teriak,, "Laa..Laa..terus - terus"...
"Terus - terus Pale loo.. ini nenek siapa...? ga kenaaallll" (asli panik)
Orang - orang cuma ngeliatin sama bingungnya.
Daku dorong lagi tuh nenek sambil daku tanya lagi, "keluarganya mana neek???" (aneh kan..itu nenek kagak ngartiii pertanyaaan darikuuuu)
"Ya Allah, ini nenek mau dibawa kemana ?"
Coba parkir deket pintu masjid yang tertutup juga di omelin sama askar, Laa..laa...terus,.terus..
Daku dorong lagi...sampai mendekati pintu yang dibuka untuk keluar masuk.
Dan dari tadi si nenek juga panik abis dan teriak - teriak sendiri dengan kepala dihadapkan ke arah kanan..
dan ternyata dari tadi keluarga si nenek juga teriakin kami dari jauh sambil berusaha mengejar..cuma daku ga mudeng..karena kondisi masjid sesek banget.
keluarga si nenek teriak - teriak kayak memanggil kami pakai bahasa India,
dan Oonnya lagi daku teriak juga  pakai bahasa indonesia ke keluarga si nenek..." ini neneknyaa yaa...ini neneknya yaa...mau dibawa kemana niih...ini neneknya..."
waah..nyambung loh, ternyata emang ini neneknya dia. dan keluarganya langsung ambil alih kendali atas kursi roda, dan daku lega banget, si nenek dan keluarganya juga sampai mengangguk - angguk ke daku kayak terima kasih atau lega dari penculikan..ga tahu deh..wallu a'alam...

Disekitar Nabawi juga banyak pedagang kali lima loh, Nah kalau di toko - toko kita tidak akan pernah melihat wanita berjualan kalau di kaki lima kita akan lihat banyak pedagang wanita dari Afrika. Mereka bisa bahasa Arab, Indonesia, Turki, India loh. Badannya juga besar - besar dan biasanya yang dijual kerudung yang harganya khamsa(5) real.

Budaya belanja bukan cuma dilakoni calhaj Indonesia ya, Calhaj negara lain juga hobby belanja, Rata - rata barang yang ada buatan cina atau buatan Turkiyee(baca Turki) ada juga dari India.
Calhaj dari Afrika juga parah kalau belanja loh..Saking banyaknya belanjaan mereka, mereka bawa belanjaannya dengan cara di junjung di kepala, lalu di tangan juga ada belanjaan. Edun deh....kenapa sih belanja bisa jadi ritual pelengkap dalam ibadah haji ini. Padahal barangnya juga biasa - biasa aja. Kok bisa ya semangat berbelanja berbanding lurus dengan semangat beribadah.
...sampai saat ini masih belum ketemu nih jawabannya....

Mengakhiri petualangan di Madinah, akhirnya kami siap diberangkatkan dengan bus besar menuju Makkah...hiks,,,semoga bisa sering-sering kesini lagi...aamiin

To be continued....

Tips season ini : Jadilah Calhaj yang manis, biar ga diomelin askar terus..

Rabu, 01 April 2015

Naik Haji Pasti Mampu Season 13

Situasi Uhud
Di Madinah, calhaj juga akan jalan - jalan ke uhud(lokasi yang jadi saksi sejarah perang Uhud yang sangat fenomenal) dimana saat itu umat islam dibawah komando Nabi sudah menang namun harus kalah karena ada sebagian pemanah yang tidak taat pada perintah Nabi..(baca sendiri sejarahnya deh)
Di Uhud ini kita akan lihat suatu lokasi yang dikelilingi dinding pagar tertutup, ternyata di situlah ada makah singanya Allah, Hamzah yang merupakan paman dan saudara sesusuan Nabi.
Kalau mau lihat seperti apa dibagian dalamnya harus ngintip dibagian yang sengaja dilubangi(ada yang iseng kali ya) atau harus naik ke bukit pemanah. Pas coba ngintip kaget juga, mana nisan atau tanda kuburannya ya ???  cuma biasa aja tuh.."tanah ngamprak" kagak ada apa - apanya..
Pagar Penutup Kuburan Syuhada
Sampai daku mikir sendiri, kalau di Indonesia nih, yakin deh kuburan Hamzah bakal jadi megah dan bakal jadi berhala baru, Disini kita juga akan lihat peringatan pemerintah saudi bahwa tidak ada ritual apapun disini, Syirik dilarang keras disini.

Kalau kata mutawif yang nge-guide kita, kubuhan Hamzah dan syahid uhud memang sengaja di pagari karena pernah kejadian banjir, dan ada pasir yang terangkat katanya ada mayat syahid yang masih utuh kakinya terlihat, selain itu di pagari agar tidak terjadi kesyirikan disini,
Selain kuburan, bukit pemanah yang kayaknya udah jadi bogel karena dinaikin sama banyak calhaj, banyak juga pedagang yang bertebaran, Dan hati - hati juga sama pengemis dan penipu.
Waktu naik ke bukit pemanah, daku di ikutin pengemis yang minta uang, karena risih daku coba buka tas, tapi ada teman yang lain bilang jangan buka tas depan dia dan jangan dikasih. Katanya pengemis itu jelalatan pas daku lagi coba buka tas. Dan memang sebaiknya kalau mau ngasih pengemis uangnya disiapin di kantong saja, takutnya di rampas dompet kita.

Kalau sesi foto ga usah di ceritakanlah, pasti setiap sudut dan setiap gayalah..hehe

Di Uhud ini juga ada cerita calhaj bapak tua dari Nusa Tenggara hilang, Pas di cari sama teman dan pembimbingnya ga ketemu. Setelah jam 2 malam baru sibapak itu dikembalikan di hotel tempat kami menginap. Jadi ceritanya, Bapak itu ketinggalan rombongannya pas di Uhud, panik kali ya,  terus ada beberapa orang indoensia penipu yang deketin dan liat gelangnya, Terus katanya mau dibantu anterin. Si bapak itu bawa uang yang di kasih depag pas mau berangkat 1500real, dan katanya uangnya di ambil sama tuh penipu dan disisakan cuma 100real saja, Untungnya di kembalikan ke hotel cuma udah tengah malam. Ga tau deh dibawa kemana sama itu penipu.

Selain itu kita juga diajak jalan - jalan ke kebun kurma, kebunnya kayak apa ya ga keliatan sih. soale tiba - tiba bisnya sudah berhenti di parkiran depan toko besar, Semua jenis kurma ada disini, zaitun, buah tiin, manisan di jual disini. Dan enaknya bisa coba semua kurma gratis walau tidak beli..hehe.
Kalau kata ibu - ibu yang berpengalaman belanja, harga di kebun kurma ini lebih mahal daripada di toko - toko sekitar masjid Nabawi, kenapanya sudah tahu yaa..(udah pernah daku bahas nih)

Kita juga diajak jalan - jalan lagi ke peternakan unta disini kita bisa minum susu unta segar semangkoknya 15real, tapi daku ga coba soalnya kayaknya aneh, malah katanya susu unta yang di oleskan ke wajah kulitnya akan jadi halus, Kalau kesini bawa payung atau kacamata hitam deh, soalnya benar - benar gersang. Jangan harap lihat orang arab disini pekerjanya rata - rata orang - orang negro.

Selain itu ke bukit Magnet(disini mobil dalam keadaan mati bisa jalan sendiri loh..karena daya magnetnya yang kuat). cuma jangan harap lihat pohon disini karena gersang banget tapi jalannya mulus deh. Mobilnya sempat berhenti di sebuah tempat dan disini ada yang jualan ice cream juga,

Masjid Quba adalah masjid yang pertama kali dibangun oleh Nabi dan kita datang kesitu.

Di Madinah, calhaj reqular akan kebagian sholat 40 waktu(sholat wajib ya) mereka mengistilahkannya sholat arba'in di Madinah. Tidak ada maksud apapun dari makna sholat arbain, walau tidak 40 waktu(kurang lebih 8 hari) haji yang telah dilakukan juga sah loh. Sholat arbain di Madinah bukan rukun/wajib haji ya. Keutamaannya hanyalah 1 sholat di Nabawi pahalanya 1000x lipat sholat di masjid lainnya kecuali di masjidl haram(pahalanya 100.000x) dan al-aqsa, palestine (pahalanya 500x) maka selama disini banyak - banyakin sholat biar pahalanya numpuk dan diterima Allah.

8 hari di Madinah rasanya tidak cukup, kadang suka ngiri lihat penduduk lokal, curang mereka bisa tinggal di kota ini, Mereka kalau mau ke Raudah tinggal nunggu musim haji selesai kali ya..sholat bisa selalu di Nabawi..

Eit tak boleh iri, Allah sudah menetepkan yang terbaik bagi setiap hambanya,

Kalau kita weekend(sabtu minggu, ga harus weekend juga sih) di Nabawi maka kita akan lihat para pasutri datang ke masjid bawa anak - anak dan pembantunya, sambil bawa stoller - stoller bayi namun isinya bukan bayi melainkan dirigen - dirigen dalam ukuran cukup besar yang digunakan untuk membawa air bersih, Air bersih yang dipakai untuk kehidupan sehari - hari. Air ini di ambil di masjid Nabawi..bukan zam - zam ya...karena kalau stok zam- zam di nabawi cuma buat minum aja dan adanya di dalam masjid. Mereka ambil air bersih di toilet masjid. Kocak juga sih lihat mereka,
Kadang mereka juga bawa makanan yang nantinya dibagi-bagikan ke calhaj.
Anak - anaknya kayaknya puas banget kalau datang ke mesjid, mereka lari - larian kesana - sini dan diawasi oleh para "mbaknya" yang notabene kebanyakan  para TKI, sementara para ibu - ibunya sibuk ngobrol sama teman - temannya,

Oh ya kalau ambil Zam - zam di Nabawi ga bisa se-gentong karena pasti di omelin di pintu masuk masjid sama askar, Daku pernah di omelin askar gara - gara bawa botol air mineral yang ukuran 1,5 liter.."laa...laa.." Padahal itu botol udah diumpetin di balik jilbab, kalau lagi apes ketahuan aja...

Tips Season ini : Hati - hati sama musang berbulu domba walaupun sama - sama orang indonesia